Understanding Light - and shooting right!

Posted by PRASSPRASETIO

all cameras average the existing light. What that means is, just because you can see it, doesn't mean the camera can. The human eye is far more sophisticated than the most expensive camera money can buy. For example, you stand someone in front of a bright window, your eye can still tell who that person is, but the camera can not, at least, not without help. Your eye will zoom into a person's face and ignore that bright light around them, but the camera will not

Running Apple Mac OS X on Windows PC!

Posted by PRASSPRASETIO

In the best case, Mac OS X Leopard on standard PC hardware can use the full graphics acceleration (Quartz, Core Image) and all the characteristics of CPU

CANON Rebel XS 1000D

Posted by PRASSPRASETIO

recently their in-depth review of the new Canon Rebel XS 1000D!

CANON G9 - Back up For Professionals?

Posted by PRASSPRASETIO

Canon G9 that seemed to have nice specs (12.1 megapixels, a 35-210mm image stabilized lens, and RAW capabilities) and an even nicer price (under $500). The images on the big LCD looked great and the list of pro features on the camera was impressive

:sleepygrapher:

Author: Prassprasetio On Thursday, November 24, 2005 Share on Facebook
Hari ini terasa lebih sejuk dari biasanya. Meski kesejukan kotaku itu, bagaimanapun tetap membuat orang berkeringat. Herannya, hari ini aku tidak berkeringat. Ujung hidungku yang seringkali dihiasi butiran keringat, kali ini tampaknya baik-baik saja. Oke, tidak ada yang luntur, tidak ada yang salah. Aku melangkah memasuki gereja tua yang masih kokoh itu. Tanganku menggenggam erat.
Angin semilir membelai wajahku. Jadi sedikit mengantuk. Tapi, ups! Tiba-tiba kedua mataku jadi segar kembali. Rupanya percikan air berkat dari sang pastur sedikit membasahi mataku. Seulas senyum tersungging di bibir, ia menatapku, dan kami pun berjalan. Altar ada di depan, tak terasa jauh dan panjang seperti biasanya. Entah kenapa hari ini ada sesuatu yang berbeda. Biasanya aku selalu canggung, tiap kali melangkah di jalur yang kulalui ini.
Semua berlangsung begitu cepat. Pembukaan. Pesan-pesan. Janji nikah. Sungkem. Saksi-saksi. Kecupan di pipi. Ya, hari ini sungguh berbeda dengan biasanya.
Lamat-lamat kudengar lantunan lagu oleh sekelompok kecil anggota paduan suara di salah satu sudut gereja. Wedding song. ...
Hei. Hei. Hei, Sar! Bangun! Gimana sih. Mobil pengantin sudah jalan beberapa menit lalu. Jangan bengong. Nanti tertinggal. Gila apa. Ntar ada momen kelewatan, nggak dibayar nanti. Wah, wah, ni anak.
Sedikit tergagap. Siapa yang bicara barusan? Tanganku masih menggenggam erat... kameraku. Aku berdiri, membersihkan belakang jinsku, lalu membawa peralatan memotretku, bergegas menyusul sang pengantin. Ada yang menikah hari ini, tugas belum selesai...
Thx to the bride & the groom :p

1 Response to ':sleepygrapher:'

  1. Anonymous Said,
    http://waterghost.blogspot.com/2005/11/sleepygrapher.html?showComment=1171529700000#c117152975603136587'> Thursday, 15 February, 2007

    This comment has been removed by a blog administrator.